You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Gununglarang
Desa Gununglarang

Kec. Bantarujeg, Kab. Majalengka, Provinsi Jawa Barat

Potensi dan Arah Pengembangan Desa Gununglarang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka

Administrator 14 November 2025 Dibaca 34 Kali
Potensi dan Arah Pengembangan Desa Gununglarang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Desa Gununglarang di Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, tengah menjadi sorotan sebagai salah satu desa dengan potensi alam dan sumber daya lokal yang menjanjikan. Terletak di kawasan perbukitan dengan panorama indah, Gununglarang menyimpan peluang besar untuk pengembangan ekonomi berbasis pertanian dan pariwisata berkelanjutan.

Potensi Alam dan Sumber Daya Lokal

Secara geografis, Desa Gununglarang berada di wilayah dataran tinggi yang subur dan memiliki lahan pertanian luas. Masyarakatnya sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian, baik sawah maupun lahan kering di perbukitan. Hasil utama berupa padi, palawija, dan berbagai tanaman hortikultura.

Selain itu, keindahan alam dan udara sejuk khas perbukitan menjadikan desa ini berpotensi dikembangkan sebagai destinasi agrowisata dan ekowisata. Beberapa titik pemandangan alami seperti Tanjakan Kadut dan area perbukitan sekitar, kini mulai dikenal melalui media sosial dan kunjungan warga sekitar.

Pengembangan Pertanian dan Kelembagaan Masyarakat

Potensi besar di sektor pertanian perlu diimbangi dengan penguatan kelembagaan petani, seperti pembentukan kelompok tani atau gabungan kelompok tani (gapoktan). Langkah ini penting agar petani mudah mendapatkan akses pelatihan, bantuan alat pertanian, serta pemasaran hasil produksi.

Program pertanian berkelanjutan juga menjadi peluang besar. Dengan penerapan konsep agroforestry dan konservasi lahan, Gununglarang dapat menjaga ekosistemnya sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen. Pengolahan hasil pertanian menjadi produk olahan—seperti beras organik, keripik hasil kebun, atau makanan khas desa—dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Potensi Wisata Alam dan Ekowisata

Selain sektor pertanian, potensi wisata alam di Gununglarang terus berkembang. Lanskap perbukitan dan udara segar membuka peluang pengembangan wisata trekking, homestay warga, serta spot foto alam. Jika dikelola secara partisipatif dan ramah lingkungan, sektor ini bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat desa tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Pemerintah desa bersama warga juga aktif melakukan kegiatan gotong royong dan program kebersihan lingkungan, yang menjadi modal sosial penting untuk mengembangkan destinasi wisata yang nyaman dan menarik bagi pengunjung.

Arah dan Strategi Pengembangan Desa Gununglarang

Berikut beberapa arah pengembangan yang dapat menjadi fokus dalam rencana pembangunan jangka menengah desa:

  1. Pertanian Bernilai Tambah: Pelatihan pengolahan hasil pertanian dan pembukaan akses pasar digital.
  2. Agrowisata dan Ekowisata: Penataan jalur trekking, spot foto, homestay, dan promosi melalui media sosial.
  3. Penguatan Kelembagaan: Pembentukan kelompok tani dan usaha mikro berbasis desa.
  4. Konservasi dan Tata Lahan: Penerapan sistem agroforestry dan konservasi lereng bukit.
  5. Digitalisasi Layanan Desa: Pendataan potensi dan aset desa secara digital untuk promosi dan perencanaan pembangunan.

Menuju Desa Mandiri dan Berkelanjutan

Dengan dukungan pemerintah daerah, partisipasi aktif masyarakat, serta kolaborasi dengan pihak swasta dan lembaga pendidikan, Desa Gununglarang berpeluang besar menjadi desa mandiri dan berdaya saing di wilayah selatan Kabupaten Majalengka.

Perencanaan berbasis potensi lokal menjadi kunci untuk mengubah kekayaan alam dan sosial menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh warga desa.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image